Langsung ke konten utama

Ganymede, Satelit Alami Terbesar di Tata Surya


Badan Antariksa Amerika (NASA) mengirim dua gambar dengan teknik pengambilan jarak dekat dari satelit alami atau bulan raksasa Jupiter yang bernama Ganymede.

Ganymede merupakan satelit alam terbesar di sistem tata surya kita. Satelit ini bahkan bisa disebut sebagai planet seandainya tidak mengorbit Jupiter.

Para ilmuan mengetahui banyak hal tentang satelit luar angkasa. Ganymede memiliki permukaan yang ditutupi oleh dua jenis medan berbeda, satu penuh kawah tumbukan dan yang lainnya ditutupi dengan alur panjang dan pgunungan.

Dilansir dari Slash Gear, baik medan dan juga medan gelap Ganymede terlihat dalam gambar yang ditangkap oleh Juno. Hal ini menunjukkan fitur kawah umum di satu medan serta alur di medan lainnya.

Agensi Antariksa Eropa (ESA) juga telah merencanakan misi ke satelit tersebut di tahun 2030 yang akan datang dan menitikberatkan pada observasi Ganymede.

Fakta-Fakta Ganymede

Dilansir dari NASA, terdapat bebarapa fakta terkait Ganymede, antara lain :

1. Merupakan Bulan Terbesar

Satelit alami dari planet Jupiter ini merupakan bulan terbesar di tata surya yang memiliki ukuran lebih besar dari planet Merkurius.

2. Suhu

Siang hari, suhu permukaan Ganymede adalah -171 derajat Fahrenheit, dan ketika malam akan turun bahkan bisa mencapai -193C. di tahun 1996, astronomer menggunakan Teleskop Antariksa Hubble untuk menemukan atmosfer tipis di sana. Sayangnya, atmosfer tersebut terlalu tipis untuk mendukung kehidupan.

3. Mengorbit planet terbesar

Ganymede merupakan satelit terbesar yang mengorbit planet terbesar di tata surya, yakni Jupiter.

4. Memiliki laut bawah tanah

Ganymede diketahui memiliki lautan bawah tanah dan bisa memiliki banyak air daripada semua air di permukaan Bumi. Bulan lain Jupiter, Europa, juga mungkin memiliki lautan yang lebih besar dan kali lebih banyak daripada lautan Bumi.

5. Memiliki magnetosfer

Pesawat ruang angkasa Galileo menemukan bahwa Ganymede memiliki magnetosfer. Ganymede merupakan satu-satunya satelit luar angkasa yang memiliki magnetosfer. Magnetosphere itu sendiri adalah wilayah partikel bermuatan yang mengelilingi banyak planet tetapi belum pernah ditemukan di sekitar bulan. Magnetosfer Ganymede sepenuhnya tertanam dalam magnetosfer Jupiter

6. Kemungkinan ada kehidupan primitif

Karena satelit luar angkasa ini memiliki air cair, aka nada kemungkinan bahwa Ganymede menyimpan organisme hidup sekarang atau di masa lalu. Namun, hingga saat ini belum ada yang membuktikannya.

7. Memiliki hari yang panjang

Hari di Ganymede lebih dari tujuh hari di Bumi, jumlah waktu yang sama yang dibutuhkan Ganymede untuk mengorbit Jupiter.

8. Suara Ganymede

Bulan terbesar yang mengorbit planet Jupiter ini dapat mengeluarkan suara yang terdengar seperti mendesis dan bersiul. Hal itu diketahui dari rekaman audio yang dibuat dari data sains gelombang plasma yang dikembalikan oleh pesawat ruang angkasa Galileo NASA.

Nah, itulah penjelasan tentang satelit alami Planet Jupiter dan juga satelit atau bulan terbesar di tata surya, Ganymede. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan bagi smeua pembaca.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Olympus Mons Gunung Berapi Terbesar di Tata Surya

Gunung api adalah istilah yang dapat mendefenisikan suatu sistem saluran fluida panas (batuan dalam wujud cair atau lava) yang memanjang dari kedalaman sekitar 10 km di bawah permukaan bumi sampai ke permukaan bumi, termasuk endapan hasil akumulasi material yang dikeluarkan pada saat meletus. Mungkin jika gunung Everest atau dua gunung asal Hawai Mauna Kea dan Mauna Loa adalah ukuran gunung dengan ukuran sangat maksimal pada planet Bumi. Faktanya, gunung di Bumi ini masih kalah besar dengan gunung di planet Mars. Olympus Mons, adalah nama dari sebuah gunung api yang memiliki ukuran paling besar dalam sistem tata surya.  Gunung berapi ini terletak pada planet Mars lebih tepatnya di daerah yang memiliki nama Tharsis Montes.  Sebelum satelit luar angkasa mengidentifikasikannya sebagai gunung, Olympus Mons  disebut sebagai fitur Albedo, Nix Olympica oleh astronom; sejak akhir abad ke-19, diduga bahwa objek ini bergunung. Untuk membandingkannya, NASA mengungkapkan ukuran lebar...

Siap Dihuni Manusia, ini Fakta Stasiun Luar Angkasa ISS

  Fakta tentang stasiun luar angkasa Internasional Space Station (ISS) merupakan proyek konstruksi multi-negara yang merupakan struktur tunggal terbesar yang pernah dibuat manusia di luar angkasa. Konstruksi utamanya selesai antara tahun 1998 dan 2011, walaupun stasiun ini terus berkembang untuk memasukkan misi dan eksperimen baru. Stasiun luar angkasa ini bisa dihuni sejak tanggal 02 November 2000. ISS tidak dimiliki pada satu Negara dan merupakan program kerjasama antara Erop, Amerika, Rusia, Kadana dan Jepang, menurut Badan Antariksa Erop. Hingga April 2021, tercatat 244 orang dari 19 negara yang telah mengunjungi Stasiun Luar Angkasa Internasional. Negara peserta teratas termasuk di Amerika Serikat 153 orang dan Rusia sebanyak 50 orang. Berikut adalah beberapa fakta tentang stasiun luar angkasa ISS: 1. Awak Pertama ISS Pada tanggal 02 November 2010, Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) telat dihuni selama 10 tahun berturut-turut, pos terdepan dengan durasi yang pali...

Mengenal Planet Gliese 436 B, Tempat di Mana Es Terbakar

Dalam beberapa dekade terakhir, para astronom telah menemukan ribuan planet lain yang berada di luar tata surya dengan berbagai fakta menarik di dalamnya, salah satunya adalah Gliese 436 b. Gliese 436 b adalah planet yang berada di luar galaksi Bima Sakti yang memiliki ukuran sama dengan Neptunus. Seperti yang diketahui, planet-planet lainnya yang berada di luar tata surya sering kali bertentangan dengan hukum fisika, begitu juga pada Gliese 436 b. Menurut Futurism, planet ini terletak 30 tahun cahaya dari Bumi menujur konstelasi Leo dan terbuat dari es yang sangat panas. Menarik bukan? Bagaimana bisa es menjadi panas? Untuk menjawabnya, mari simak artikel ini hingga selesai. Sangat Dekat Dengan bintangnya Bintang adalah benda angkasa yang sangat besar, terdiri atas gas yang memancarkan sinar yang disebabkan oleh reaksi fusi nuklir. Nah, planet ini sangat dekat dengan bintangnya, yakni hanya berjarak 2,5 juta mil. Karena jaraknya yang sangat dekat tersebut, planet ini han...