Langsung ke konten utama

Mirip Bumi, Planet Ini Kaya Akan Berlian



Planet 55 Cancri e merupakan salah satu planet termahal di alam semesta. Bagaimana tidak ? Laman Astronomy mencatat bahwa planet ini merupakan planet yang sebagian besar terdiri dari berlian. Ukuran planet ini mencapai dua hingga tiga kali lebih besar dibanding Bumi

Meskipun sebagian besarnya terdiri dari berlian, penampakan 55 Cancri e jelas sangat berbeda dengan berlian yang sering terlihat di Bumi. 

Planet yang dikenal dengan nama Janssen hanya berjarak 41 tahun cahaya dari bumi. 

Menurut penelitian yang diumumkan pada tahun 2004,  55 Cancri e memiliki massa 8,08 Bumi, dibutuhkan 0,7 hari untuk menyelesaikan satu orbit bintangnya, dan berjarak 0,01544 AU dari bintangnya.  .

Dari hasil penelitian tersebut juga mengungkap bahwa berlian utuh di  55 Cancri e terbentuk akibat unsur karbon yang terpapar suhu ekstrem dalam kurun waktu yang sangat lama yang jumlahnya sekitar 70 persen planet tersebut.

Salah satu ciri yang khas dari planet ini adalah kepadatan massa yang sangat tinggi, bahkan jauh melebihi kepadatan massa planet yang seukuran dengannya. 

Apakah kepadatan tersebut muncul akibat peluruhan karbon atau bukan, hingga kini ilmuwan masih melakukan studi terkait hal tersebut.

Studi NASA yang dilakukan pada 2016 silam menyimpulkan bahwa atmosfer di Planet 55 Cancri e tidak mengandung uap air, seperti dicatat dalam Sci News. Sebagian besar atmosfernya hanya terdiri dari hidrogen dan helium.

Tampaknya hal inilah yang membuat mengapa 55 Cancri e dapat terbentuk menjadi planet berlian dan grafit. Studi ilmiah ini juga diperkuat oleh data-data yang diambil melalui pengamatan dengan menggunakan teleskop luar angkasa Hubble.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bukan Galaksi Bima Sakti, Berikut Daftar Galaksi Terbesar di Alam Semesta

  Pernahkah kamu berpikir kira-kira galaksi apa yang paling besar di alam semesta ini? Dan berapa kira-kira luasnya? Apakah galaksi tersebut adalah galaksi Bima Sakti yang sedang kita tempati ini? Untuk mengetahui jawabannya, simak ulasan kami di bawah ini. Galaksi adalah sebuah sistem massif yang terikat oleh gaya gravitasi dan di dalamnya terdiri dari bintang, gas, debu, materi gelap, dan lain sebagainya yang begitu banyak. Sekitar 10 juta galaksi ada di alam semesta kita ini. Setiap galaksi sendiri memiliki pusatnya masing-masing dan sistem bintang yang berbeda. Seperti galaksi Bima Sakti yang merupakan galaksi tempat kita tinggal saat ini. Matahari sendiri adalah sebuah bintang yang berada di dalam galaksi Bima Sakti dan menjadi pusat tata surya kita. Galaksi Bima Sakti diperkirakan memiliki diameter 170–200 Kly untuk piringan bintangnya dan 170–200 Kly≈19 ± 04 Mly (5.800 ± 1.200 kpc) untuk materi gelap halonya. Sangat luas bukan? Matahari yang lebih besar dari Bumi hanya...

Ganymede, Satelit Alami Terbesar di Tata Surya

Badan Antariksa Amerika (NASA) mengirim dua gambar dengan teknik pengambilan jarak dekat dari satelit alami atau bulan raksasa Jupiter yang bernama Ganymede. Ganymede merupakan satelit alam terbesar di sistem tata surya kita. Satelit ini bahkan bisa disebut sebagai planet seandainya tidak mengorbit Jupiter. Para ilmuan mengetahui banyak hal tentang satelit luar angkasa. Ganymede memiliki permukaan yang ditutupi oleh dua jenis medan berbeda, satu penuh kawah tumbukan dan yang lainnya ditutupi dengan alur panjang dan pgunungan. Dilansir dari Slash Gear, baik medan dan juga medan gelap Ganymede terlihat dalam gambar yang ditangkap oleh Juno. Hal ini menunjukkan fitur kawah umum di satu medan serta alur di medan lainnya. Agensi Antariksa Eropa (ESA) juga telah merencanakan misi ke satelit tersebut di tahun 2030 yang akan datang dan menitikberatkan pada observasi Ganymede. Fakta-Fakta Ganymede Dilansir dari NASA, terdapat bebarapa fakta terkait Ganymede, antara lain : 1. Merupakan Bulan Ter...

Ini Dia, Daftar Astronot Yang Berhasil Mendarat di Bulan

Astronot atau sering disebut dengan istilah kosmonaut atau lazim disebut sebagai antariksawan adalah sebuah sebutan kepada mereka yang melakukan sebuah pelatihan untuk menjalankan serta melakasanakan program luar angkasa/antariksa yang membuat mereka mampu memimpin, menerbangkan sebuah pesawat, maupun menjadi seorang awak di pesawat antariksa atau pesawat luar angkasa. Ternyata sudah ada beberapa orang yang sudah berhasil melakukan perjalanan menuju angkasa dan dapat mendarat dengan selamat di bulan, pesaran siapa saja? Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai daftar Astronot yang berhasil mendarat di bulan. Yuk langsung simak. Daftar Astronot Yang Berhasil Mendara di Bulan 1. Neil Armstrong Manusia pertama yang berhasil mendarat dengan selamat di bulan adalah Neil Armstrong. Neil Armstrong melakukan perjalanan pertamanya ke Bulan pada bulan Juli 1959, dengan menggunakan sebuah pesawat antariksa Apollo 11. Ia berada di Bulan selama 21 jam 36 menit . 2. Edwin A...